Bagaimana Melibatkan Audiens Dalam Presentasi

Bagaimana Melibatkan Audiens Dalam Presentasi

Melibatkan audiens

Jika di awal presentasi Anda sudah mampu membuka presentasi dengan pembukaan yang kuat dan menarik perhatian, maka langkah selanjutnya adalah bagaimana Anda  menyampaikan pembahasan topik presentasi Anda kepada audiens dengan penuh antusias. Tidak cukup antusias tapi Anda juga harus melibatkan mereka dalam presentasi Anda. Karena tanpa melibatkan mereka dalam presentasi Anda, mereka akan mudah bosan.

Ini memang bukan pekerjaan mudah. Terlebih jika presentasi yang Anda lakukan memiliki durasi yang cukup lama. Kenapa saya mengatakan demikian? Logikanya sederhana, jika Anda menyampaikan presentasi dengan durasi lama, maka audiens mudah lelah, mereka akan sulit mencerna materi karena terlalu banyak, dan biasanya presentasi yang lama cenderung mudah membuat bosan. Inilah yang menjadi tantangan berat, karena itulah Anda harus dapat melibatkan audiens dalam presentasi Anda.

Bagaimana Melibatkan Audiens Dalam Presentasi?

Ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan, untuk melibatkan audiens dalam presentasi Anda. Beberapa hal ini bisa menjadi rekomendasi buat Anda yang sering kali masih sulit mengajak audiens terlibat dalam sesi presentasi yang Anda sampaikan. Apa saja itu?

1. Libatkan emosi audiens

Bagaimana melibatkan emosi audiens? Cerita, inilah salah satu cara yang menurut saya sangat efektif untuk melibatkan emosi audiens dalam presentasi yang kita sampaikan. Dengan cerita yang interaktif kita secara tidak langsung telah membawa mereka dalam imajinasi mereka sendiri.

2. Buat audiens Anda bergerak

Cara ini perlu Anda pertimbangkan dalam sesi presentasi yang Anda sampaikan. Jika Anda melakukan presentasi dalam durasi waktu yang singkat mungkin tidak masalah jika membiarkan audiens duduk terus ditempat duduknya dari awal sampai akhir presentasi. Tapi kalau presentasi itu Anda lakukan berjam-jam, ada baiknya kita memikirkan cara yang tepat untuk membuat audiens itu bangkit dari tempat duduknya dan melakukan gerak. Anda beberapa cara yang bisa Anda lakukan misalnya dengan melakukan ice breaking,  simulasi atau cara-cara yang lain. Hal ini akan membantu audiens menghilangkan kejenuhan yang dialami. Selain itu cara ini juga efektif untuk melibatkan audiens Anda dalam presentasi yang Anda sampaikan.

3. Ajukan Pertanyaan

Sebenarnya semua orang ingin di dengarkan, termasuk audiens Anda. Perlu Anda pahami presentasi itu adalah komunikasi dua arah antara Anda dan audiens. Untuk itu sangat penting bagi Anda untuk memberikan kesempatan kepada audiens untuk berbicara, menyampaikan apa yang mereka pikir dan mereka rasakan. Ajukan pertanyaan  kepada audiens Anda, ini akan menunjukkan bahwa Anda sangat peduli dengan apa yang mereka pikir dan mereka rasakan. Selain itu memberikan pertanyaan bisa juga Anda gunakan sebagai bahan evaluasi untuk mengetahui sampai di mana audiens memahami apa yang Anda sampaikan.

Lakukan Jejak Pendapat

Cara ini bisa kita lakukan dengan cara melakukan jajak pendapat singkat mengenai suatu isu dari topik yang Anda sampaikan. Ini merupakan yang baik dan efektif dan efektif untuk melibatkan audiens dalam presentasi Anda. Selain itu cara ini juga menunjukkan bahwa Anda tertarik dengan pendapat mereka.

5.Melibatkan dalam diskusi

Ini juga bisa menjadi pilihan yang bisa Anda gunakan untuk melibatkan audiens Anda dalam presentasi. Ketika Anda melibatkan audiens dalam diskusi, berarti Anda memberikan kesempatan kepada audiens untuk berpikir kritis dan menginternalisasikan poin yang Anda sampaikan dengan cara-cara yang logis. Masing-masing audiens memiliki kesempatan yang sama untuk mengutarakan pendapat mereka dengan lebih profesional. Ini jelas poin yang akan menjadikan presentasi Anda menjadi lebih menyenangkan.

Dalam diskusi Anda bisa membagi audiens dalam beberapa kelompok, dan memberikan mereka topic masalah untuk dipecahkan. Namun perlu diingat sebelum Anda  mengajak audiens untuk berdiskusi, sebaiknya hal ini telah direncanakan sebelumnya dengan matang, supaya kegiatan lebih terorganisir dengan baik dan tidak menimbulkan debat kusir yang malah bisa merusak hubungan audiens satu dengan yang lain.

6. Gunakan Humor

Dalam setiap sesi presentasi menggunakan humor selalu memberikan suasana tersendiri dalam diri audiens. Anda harus tahu, selain ingin mengetahui informasi yang Anda sampaikan, audiens juga menginginkan sebuah kegembiraan saat mendengarkan presentasi. Dan untuk menciptakan kegembiraan dalam diri audiens, humor memiliki peranan yang sangat penting. Namun perlu Anda ingat, jika Anda bukan tipe orang yang humoris, sebaiknya Anda tidak memaksakan diri.

Demikianlah beberapa cara bagaimana melibatkan audiens Anda dalam presentasi. dengan menerapkan cara ini presentasi Anda menyenangkan dan berkesan bagi audiens.

Photo Credit: re:publica 2014 via Compfight cc

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *