Bagaimana Menggunakan Kontak Mata Dengan Baik Dalam Presentasi

Membahas tentang kontak mata, kontak mata merupakan salah satu elemen terpenting dalam komukasi non verbal atau bahasa tubuh yang harus Anda optimalkan saat melakukan kegiataan berbicara di depan publik.

Karena kontak mata akan membantu Anda terhubung dengan audiens, membangun kedekatan Anda dengan audiens, merespon hal-hal yang terjadi pada audiens, menunjukkan perasaan serta memperkuat pesan yang Anda sampaikan.

Karenanya sebagai pembicara Anda harus dapat menggunakan kontak mata Anda dengan baik dan efektif dalam setiap kesempatan And berbicara, ini supaya penampilan Anda saat presentasi atau pidato hasilnya maksimal.

Untuk itu di kesempatan ini saya akan paparkan kepada Anda tips bagaimana menggunakan kontak dengan baik dan efektif untuk keperluan berbicara di depan publik yang Anda lakukan.

1. Lakukan kontak mata sebelum Anda membuka presentasi atau pidato Anda

Saat Anda sudah berdiri di depan audien, sebelum Anda membuka presentasi Anda, langsung lakukan kontak mata dengan audiens Anda.

Sebar pandangan Anda ke semua audiens Anda.

Jangan lupa sambil melakukan kontak mata tunjukan tunjukkan juga senyum Anda.

Ini akan memperlihatkan bahwa Anda adalah presenter yang ramah yang memiliki kepedulian tinggi dengan mereka, setelah itu barulah silakan Anda buka presentasi Anda, bisa dimulai dengan mengucapkan salam dan seterusnya.

2. Tatap mata masing-masing dari audiens Anda

Jika Anda melakukan presentasi dengan jumlah audiens yang relatif kecil.

Pastikan Anda tatap mata masing-masing audiens Anda.

Bukan hidung, bukan dahi atau yang lain, tapi harus mata audiens.

Tujuannya adalah untuk menciptakan hubungan yang lebih personal Antara Anda dengan audiens.

Karena saat Anda melakukan kontak mata secara personal, audiens yang Anda lihat tersebut, siapapun mereka akan merasa bahwa Anda sedang berbicara dengan Anda secara personal, Anda memperhatikan dan peduli dengan mereka.

Namun jika seumpama jumlah audiens besar, Anda tidak perlu memaksakan diri untuk menatap masing-masing audiens karena tidak memungkinkan. Saran terbaik tatap mata audiens yang bisa Anda jangkau saja, yang dibagian depan, bagian tengah dan belakang.

Lantas berapa lama sebaiknya kita menatap audiens secara personal.

Tidak ada ukuran pasti, bisa dua detik, tiga detik atau lebih.

Saya pribadi saat melakukannya tidak pernah menghitung, namun biasanya saya melakukannya minimal selama satu rangkain kalimat yang saya ucapkan dan saya akan memindahkan pandangan saya saat jeda berbicara.

3. Tunjukkan perasaan melalui kontak mata

Terkait dengan tips yang keempat ini jika Anda ingin bisa menunjukkan perasaan Anda melaui mata Anda, sampaikan pesan Anda dengan penuh penghayatan, sampaikan pesan Anda dari hati. Dengan seperti itu perasaan Anda akan otomatis tercermin di mata Anda, dan akan dilihat oleh audiens Anda

4. Hindari ping-pong

Saat Anda melakukan kontak mata jangan terlalu cepat memindahkan pandangan Anda, layaknya Anda bermain ping pong.

Itu sama sekali tidak efektif, tidak akan bisa membangun hubungan Anda dengan audiens Anda.

Yang harus Anda lakukan adalah pindahkan pandangan Anda pada saat yang tepat.

Alihkan pandangan saat jeda berbicara

Atau kalau memang harus mengalihkan pandangan saat berbicara upayakan perpindahannya pelan.

5. Hindari terlalu sering menghadap ke layar

Jika Anda menggunakan powerpoint, hindari terlalu sering menghadap ke layar.

Berati bukan tidak boleh melihat ke layar, melihat ke layar boleh asal tidak sering dan tidak lama.

Yang terjadi masalahya seperti ini, banyak saya menjumpai pembicara yang menggunakan powerpoint, mereka lebih banyak menghadap ke layar dari pada ke audiens, umumnya itu mereka lakukan karena mereka menyampaikan presentasi mereka dengan membaca.

Percayalah jika Anda melakukan presentasi dengan slide powerpoint dan mata Anda lebih banyak tertuju ke layar Anda, maka Anda akan kehaliangan audiens Anda, Anda akan kehilangan perhatian audiens, kehilangan respek bahkan kepercayaan mereka.

Karena itulah jika Anda menggunakan presentasi dengan slide powerpoint, buat slide Anda itu simple, tampilkan hanya poin utamanya saja, penjelasannya sampaikan kepada audiens dengan menghadap ke mereka, kalau perlu melihat ke layar lihat sebentar saja, kemudian langsung alihkan kembali pandangan Anda ke audiens Anda.

6. Lelakukan kontak mata menyebar ke semua sisi dari audiens Anda

Pada tips yang pertama, saya sudah menjelaskan sebar pandangan ke semua sisi dari audiens Anda.

Itu bukan berarti Anda lakukan hal tersebut hanya di tahap awal saja, melainkan lakukan juga selama proses presentasi Anda berjalan, sebar juga pandangan Anda ke semua sisi dari audiens Anda, terlebih jika jumlah audiens presentasi Anda besar.

Meski ada audiens yang tidak Anda tatap matanya, namun jika Anda bisa membagi pandangan Anda secara proporsional maka itu cukup menunjukkan bahwa Anda perhatian dan peduli dengan audiens Anda, dan itu juga akan dirasakan oleh audiens Anda.

Nah itulah tadi 6 tips bagaimana menggunakan kontak mata.

Silakan Anda terapkan dan praktekkan untuk presentasi atau pidato Anda selanjutnya.

Gratis Untuk Anda Mini Training Desain Slide (6 Video) dan Sembilan Slide Presentasi Menarik Untuk Inspirasi Anda.

Daftarkan email aktif Anda pada form di bawah, kemudian klik tombol dapatkan aksesnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *