Bagaimana memulai karier sebagai pembicara profesional?

Pernahkah Anda memiliki impian menjadi pembicara profesional yang dibayar?

Jika pernah sudahkah impian tersebut terwujud?

Jika sampai saat ini impian Anda tersebut belum terwujud, maka tips dalam artikel ini akan membantu Anda mewujudkan impian tersebut.

Saya akan mengajak Anda untuk melihat lima langkah efektif yang bisa Anda lakukan untuk memulai karier Anda sebagai pembicara profesional.

1. Tentukan topik

Jika Anda ingin menjadi pembicara profesional maka wajib hukumnya bagi Anda memiliki topik berpotensi besar akan mengantarkan Anda lebih cepat mencapai kesuksesan dalam karir Anda nantinya. Idealnya  topik yang Anda pilih  harus topik yang Anda sukai, Anda kuasai dan dibutuhkan oleh banyak orang.

2. Tentukan target market

Setelah Anda sudah menentukan topik seminar atau pelatihan yang akan Anda jual, langkah selanjutnya adalah menentukan siapa target market Anda secara jelas.

Target market ini adalah mereka yang akan membeli atau menggunakan jasa seminar atau training yang akan Anda jual.

Kenapa harus menentukan target market?

Untuk menjawab pertanyaan tersebut, sebelumnya perlu Anda pahami bahwa menjadi pembicara profesional itu sebenarnya bukan hanya sekedar Anda tampil dan di bayar.

Tapi lebih dari itu menjadi pembicara profesional itu berarti Anda membangun sebuah bisnis jasa.

Dan perlu Anda ketahui apapun bentuk bisnis yang akan Anda kerjakan semua harus di awali dengan menentukan target market.

Ini dikarenakan dengan menentukan target market Anda akan:

  • Mudah dalam melakukan potitioning
  • Mudah untuk melihat siapa saja pesaing Anda
  • Mudah menentukan media promosi yang akan Anda gunakan nantinya

Itulah pentingnya terget market dalam membangun karir profesional Anda nantinya.

Catatan:

Jika saat ini Anda sudah memiliki beberapa keahlian, di mana Anda juga sudah tahu kalau keahlian Anda dibutuhkan banyak orang maka Anda bisa langsung menentukan satu keahlian yang paling Anda kuasai, kemudian menentukan target market Anda.

Tapi sebaliknya jika saat ini Anda belum punya keahlian yang bisa Anda jual, lakukan dulu analisis kebutuhan pasar, kemudian tentukan target market, baru setelah itu tentukan topik yang bisa Anda jual.

3. Jadilah Ahli

Untuk menekuni karier profesional sebagai pembicara jangan hanya sekedar Anda bisa berbicara, jangan hanya sekedar tahu tentang topik Anda, namun Anda harus ahli dan kredibel dengan topik.

Ingat Anda tidak bisa berpura-pura menjadi ahli.

Tapi keahlian itu harus nyata, keahlian itu harus teruji. Dengan begitu orang lain akan melihat Anda sebagai pembicara yang dapat dipercaya

Jika Anda belum ahli terhadap topik, maka Anda harus belajar lebih giat. Jadilah master dalam satu bidang keahlian yang Anda pilih.

Caranya belajarlah dengan master, baca buku-buku dan artikel yang ditulis para master, belajarlah dengan melihat langsung maupun tidak langsung, belajarlah dari pengalaman, lakukan pengulangan, ciptakan waktu dan jadilah pembelajar.

3. Bangun komunitas

Seorang pembicara yang profesional memang harus ahli pada topik yang ia sampaikan, namun untuk bisa mendapatkan peluang sukses yang lebih besar Anda membutuhkan komunitas yang kuat untuk melakukannya.

Kenapa harus membangun komunitas?

Ini tidak harus, tapi jika Anda ingin suatu saat nanti bisa memasarkan training atau seminar dengan mudah maka Anda harus melakukannya. Bahkan tanpa harus memasang iklan berbayar sekalipun Anda akan bisa menjual seminar dan training Anda. Ini artinya Anda akan dapat menghemat biaya promosi Anda nantinya.

Terkait dengan membangun komunitas ini, saran terbaik saya buatlah blog untuk mendatangkan orang-orang tertarget yang tertarik dengan topik Anda.  Kemudian ajak mereka bergabung dalam mailing list Anda, supaya anda bisa memberikan edukasi kepada mereka, bisa membangun kedekatan dengan mereka dan akhirnya bisa menjual seminar dan training Anda kepada mereka langsung melalui email mereka.

Percayalah cara ini akan benar-benar akan sangat membantu Anda nantinya.  Jadi saran saya buat blog dan bangun list Anda sekarang juga.

4. Bangun Brand

Sehebat  apapun Anda, jika tidak ada yang kenal maka keahlian Anda tersebut belum cukup untuk mengantarkan Anda sebagai pembicara profesional.

Karena itu Anda butuh membangun personal brand Anda

Dan untuk membangun personal brand tersebut ada tiga cara bisa Anda lakukan yaitu menulis buku, membuat blog atau join dengan nama besar.

5. Tingkat skill presentasi

Sambil Anda membangun brand, tingkatkan juga kemampuan presentasi Anda. Diantaranya adalah:

  • Kemampuan merancang konten presentasi.
  • Kemampuan mendesain slide presentasi
  • Kemampuan membawakan presentasi
  • Kemampuan menggunakan peralatan presentasi

Bagaimana cara belajarnya?

Ada beberapa alternatif.

Kalau Anda ingin yang cepat dan sistematis, silakan Anda belajar langsung dari pakar presentasi. Anda bisa belajar melalui kegiatan training atau coaching pribadi dengan pakar presentasi. Tapi kalau Anda ingin santai dan hasil yang pastinya lebih lama dan butuh kesabaran, Anda bisa belajar dengan membaca blog-blog presentasi terbaik, membaca buku, menonton video presentasi terbaik atau yang lain.

Kesimpulan

Demikianlah saran yang bisa Anda lakukan untuk memulai karier profesional sebagai pembicara.

Namun semua hal tersebut butuh proses, tidak ada yang instan.

Jane Atkinson, seorang profesional speaker yang sudah 20 tahun bekerja dalam bidang ini mengatakan:

Dibutuhkan 3 tahun untuk meluncurkan karir berbicara profesional. Tentu saja, ada beberapa pengecualian.”

Jika Anda bertekad untuk menyelam dan mencari nafkah dalam dunia profesional berbicara maka untuk memulainya mulailah dengan menentukan topik yang akan Anda jual, kemudian jadilah ahli pada topik tersebut

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *