9 Tips Menjadi Percaya Diri dan Nyaman berbicara depan kamera

9 Tips Menjadi Percaya Diri dan Nyaman berbicara depan kamera

Di sini saya akan share Tips Menjadi Percaya Diri dan Nyaman berbicara depan kamera, tujuan adalah supaya Anda dan siapapun nantinya bisa lebih percaya diri, bisa lebih nyaman berbicara di depan kamera untuk apapun tujuan video yang Anda buat.

Ada 9 tips akan saya paparkan.

Tips pertama sampai tips ke ketiga adalah tahap latihan (untuk Anda yang benar-benar pemula, belum pernah buat video sebelumnya). Kemudian untuk tips  keempat sampai dengan tips yang ke sembilan adalah tips memproduksi video yang akan Anda publikasikan.

1. Atasi mental block yang ada dalam diri Anda

Mental block adalah hambatan psikologis atau keyakinan negatif yang menghalangi atau menghambat seseorang untuk melakukan suatu tindakan.

Penyebabnya bisa bermacam-macam.

Bisa terjadi karena pengalaman buruk diri sendiri atau pun dari pengalaman buruk orang lain, yang membuat dia yakin kalau melakukan tindakan yang sama, hasilnya juga akan sama.

Bisa juga karena kekhawatiran berlebihan yang muncul dari dalam diri.

Bisa karena rendah diri

Dan masi banyak lagi yang lain.

Mental block inilah yang menyebabkan seseorang tidak action atau tidak melakukan tindakan atas apa yang dia inginkan.

Kaitannya dengan membuat video, mental block juga sering dialami pemula.

Tapi apapun itu, jika Anda ingin bisa membuat video Anda, Anda harus bisa keluar dari keadaan tersebut, Anda harus bisa mengatasi hambatan psikologis yang ada dalam diri Anda. Dan untuk itu ada tiga cara efektif dapat Anda lakukan.

Pertama, temukan kendala utama Anda.

Ini pertama yang harus Anda lakukan, jadi Anda harus tahu dulu apa yang menjadi kendala, yang membuat Anda sulit action untuk membuat video.

Apakah karena tidak percaya diri dengan penampilan

Apakah karena takut hasil videonya jelek

Apakah karena Anda tidak bisa berbicara dengan baik

Atau mungkin karena merasa tidak punya sesuatu yang menarik untuk dibagikan.

Atau apa?

Ini harus jelas dulu.

Kedua, afirmasi positif

Nah selah Anda sudah temukan kendala atau penghambat mental Anda, selanjutnya lakukan afirmasi.

Misal, penghambat mental Anda adalah merasa tidak jago bicara.

Maka lakukan seperti ini, Anda katakan pada diri Anda:

Saya yakin bisa

Saat kuliah sering bicara di depan banyak, sering presentasi tidak ada masalah

Banyak orang kondisinyatidak  lebih bak dari saya saja bisa, pastinya saya lebih bisa

Sebaiknya harus coba, sambil terus belajar meningkatkan skill berbicara

Lakukan hal tersebut berulang-ulang, tujuannya adalah supaya akhirnya masuk ke dalam bawah sadar Anda, sehingga Anda meyakini, kalau Anda sebenarnya bisa berbicara, Anda bisa berbicara dengan baik, seperti halnya Anda berkomunikasi dalam keseharian Anda.

Ketiga, temukan alasan sebagai daya dorong tindakan

Ini adalah langkah ketiganya, jadi setelah dua langkah sebelumnya sudah Anda lakukan, selanjutnya temukan alasan kuat kenapa Anda action untuk membuat video Anda.

Contoh saya pribadi, dulu ketika awal buat video alasan saya adalah finansial dan kebermanfaatan saya ingin punya produk video yang bisa saya jual, saya ingin mempromosikan bisnis saya dengan video agar semakin berkembang, saya ingin sharing pengalaman agar banyak orang bisa mendapatkan manfaat dari share pengalaman dan ilmu yang saya bagikan.

Anda pun juga harus temukan alasan Anda tersebut, cari alasan yang kuat supaya bisa menjadi daya dorong dalam diri Anda segera bertindak.

Keempat, bukalah pikiran dan lihat peluang yang akan bisa Anda dapatkan.

Cobalah kaluar, bergaulah dengan banyak orang yang berprofesi sebagai video creator, boleh youtuber, digital marketer atau siapapun yang punya aktivitas atau passion yang berhubungan dengan video. Belajarlah dari mereka dan lihatkan peluang yang ada.

Percayalah, jika semua hal tersebut di atas dapat Anda lakukan, mental block atau mental penghalang yang ada dalam diri Anda akan dapat Anda atasi dengan mudah.

2. Mulailah dari peralatan yang ada

Membuat video yang profesional, idealnya memang memerlukan alat yang profesional juga yang kualitasnya bagus.

Namun untuk memulai, Anda boleh menggunakan peralatan yang sudah Anda.

Saya yakin minimal Anda punya smartphone, itu sudah cukup mulai membuat video Anda.

3. Mulailah berlatih dalam situasi sehari-hari Anda

Sebelum Anda mulai produksi video serius Anda ( video yang Anda publikasikan), baiknya berlatihlah dulu, biasakanlah dulu diri Anda dengan kamera.

Ambil smartphone, dan mulailah berbicara di depan kamera smartphone Anda, lakukan di rumah, lakukan di luar rumah dan di mana pun. Ceritakan apa yang Anda rasakan, ceritakan apa yang Anda lihat, ceritakan pengalaman Anda di depan kamera smartphone Anda.

Pastikan saat Anda mengambil gambar, lihat lensa kamera Anda.

Ingat ini tahap latihan, tidak akan ada yang menilai Anda, jadi tidak usah pedulikan hasilnya, mau jelek mau bagus intinya coba terus bicara.

Lakukan tiap hari selama semingguan.

Setelah semingguan, Anda akan rasakan bedanya.

4. Siapkan konten Anda

Jika Anda sudah masuk ke tahap membuat video serius, video yang akan Anda publikasikan, maka hal pertama yang harus Anda lakukan adalah menyiapkan konten atau materi untuk untuk video Anda.

Sesuaikan dengan jenis video yang Anda buat.

Dalam hal ini ada tiga langkah.

Pertama, tentukan poin-poin utama isi video yang akan Anda buat (lakukan brainstorming)

Kedua, evaluasi mana poin isi yang akan Anda pakai dan yang tidak, sesuaikan dengan durasi waktu.

Ketiga, urutkan poin-poin isi video yang Anda pilih

Keempat, kembangkan materi Anda.

Kedua, tentukan cara opening untuk video.

Tentukan, tentukan juga cara penutupnya.

Catatan:

untuk tahapan keempat, Anda boleh lakukan jika menginginkannya. Boleh juga tidak, silakan sesuaikan dengan kebutuhan. Saya pribadi melakukan keduanya, untuk video dengan tingkat kesulitan materi tinggi, video yang membutuhkan pembasahan yang terstruktur, dengan bahasa dipilih, biasanya materi saya tulis lengkap. Namun untuk beberapa video dengan materi ringan, langkah keempat ini biasanya saya lewati.

5. Rencanakan cara recordingnya

Ada dua cara recording bisa Anda lakukan.

Pertama, full record

Maksud dari full record ini adalah Anda melakukan proses recording video dari detik pertama Anda bicara sampai terkahir tanpa cut.

Teknik ini bagus, untuk Anda yang menguasai materi dengan matang, yang punya kemampuan daya ingat kuat untuk mengingat urutan poin-poin bahasan yang Anda sampaikan.Serta punya kemampuan mengembangkan poin bahasan dengan kalimat yang terstruktur dan mudah dicerna.

Dengan melakukan teknik full record tanpa cut, maka proses editing juga akan menjadi lebih ringan.Karena Anda tidak perlu menggabungkan banyak video, tidak perlu menambahkan transisi atau trik khusus pada bagian potongan video.

Cara ini menurut saya cocok untuk membuat video-video pendek, durasi maksimal 15 menitan.

Sedangkan untuk video dengan durasi leibh panjang, bagi sebagian besar orang cukup beresiko, karena jika tiba-tiba ditengah pembicaraan Anda lupa atau mungkin ada gangguan yang membuat Anda harus berhenti,  maka Anda harus mengulang dari awal.

Sebenarnya sih bisa saja tidak mengulang dari awal, asalkan Anda tahu kalimat yang Anda sampaikan sebelumnya, sebelum Anda menyampakan kalimat yang terhenti. Kemudian tahu posisi tubuh atau tangan Anda saat terhenti, serta tahu tinggi rendahnya kalimat yang Anda sampaikan.

Dan yang paling sulit menurut saya jika tiba-tiba harus tehenti, adalah menyeimbangkan nada suara. Saya pribadi, dulu pernah beberapa kali waktu di awal-awal belajaran buat video, tiba-tiba di tengah recording saya lupa, akhirnya record harus saya hentikan.

Kemudian saya record lagi, saya ulang apa yang saya sampaikan, saya mulai dari kalimat setelah titik dari kalimat sebelumnya. Alhamdulilah record berjalan sampai selesai. Namun ketika masuk proses editing, ada masalah yang saya temukan,  video yang saya record setelah terhenti karena lupa ternyata tinggi rendah nada suaranya tidak sama dengan kalimat yang sebelumnya.

Dan itu sulit sekali diedit.

Akhirnya terpaksa harus record lagi dari awal.

Ini yang menurut saya cukup beresiko.

Namun demikian, meski teknik ini beresiko. Percayalah dengan Anda sering berbicara tanpa cut, disaat yang sama sebenarnya Anda sedang mengasah kemampuan berbicara Anda, Anda sedang mengasah pengetahuan Anda, Anda sedang mengasah daya ingat Anda, yang nantinya pasti akan membuat Anda lebih percaya diri, membuat Anda nyaman dan siap membuat video dalam keadaan apapun tanpa lagi susah.

Kedua, Scene record

Teknik ini merupakan teknik melakukan proses recording video sesuai dengan scene yang sudah ditetapkan sebelumnya.

Jadi sebelum Anda membuat video Anda sudah buat scene-scenenya.

Cara ini menurut saya sangat efektif, terlebih untuk video dengan durasi panjang.

6. Setup tempat dan peralatan

Tempat sangat berpengaruh besar dalam pembuatan video.

Karenanya saya sarankan, carilah tempat yang nyaman dan tenang.

Atau menimal tempat yang bisa minim gangguan berisik yang bisa berpotensi besar menggangu proses pembuatan video Anda.

Lalu perhatikan juga latar belakangnya.

Jika memungkinkan Anda buat studio di rumah, Anda bisa buat semuanya sedemikian rupa supaya enak dilihat. Namun jika bila belum memungkinkan, karena baru memulai Anda bisa gunakan latar belakang seadanya dulu, yang penting masih enak dilihat. Atau bila tidak ingin ambil resiko Anda gunakan kain hitam untuk latar belakang dari video Anda.

Kemudian terkait dengan peralata seperti sudah saya jelaskan di poin yang kedua untuk membuat video yang profesional ( dari sisi teknis) Anda memang pastinya memerlukan peralatan yang profesional juga, namun jika anda belum memilikinya Anda bisa pakai smartphone dan mikrofon external.

Nah di sini, Anda harus setup peralatan Anda tersebut.

Anda atur penempatan kamere Anda, tempatkan posisinya di dapan tempat Anda berdiri atau tempat Anda duduk saat pembuatan video nantinya Anda, hadapkan pada latar belakang yang sudah Anda siapkan. Kemudian supaya videonya tidak goyang, gunakan penyangga, boleh pakai pakai tripod atau apapun, yang penting kamere bisa stand by di tempat.

7. Kenakan pakaian yang sesuai dan nyaman

Di tahapan ini saya pikir Anda tidak perlu penjelesan detail, intinya kenakan pakaian yang sesuai dan nyaman, jangan sampai kebesaran atau kekecilan.

Supaya makin menarik, perhatikan tatanan rambut, dan asesoris yang Anda kenakan.

8. Star Recording dan mulailah bicara

Pada saat mulai recording, berbicaralah sesuai dengan style dan gaya Anda.

Tidak perlu meniru siapa-siapa.

Perhatikan tempo dan jeda.

Gunakan bahasa tubuh terutama exspresi wajah.

Sesuaikan dengan pesan yang Anda sampaikan.

Dan yang paling penting saat Anda berbicara perhatikan lensa, jangan layar kemera Anda. Apalagi menghadap ke posisi lain yang menjauhkan muka dari kamera.

Lakukan proses recording sesuai dengan perencaan.

9. Buat video sesering mungkin kalau perlu tiap hari Anda buat

Ada satu ungkapan menarik sering saya dengar.

Bisa karena terbiasa.

Dan saya sangat setuju dengan pernyataan tersebut.

Karena saya sendiri mengalaminya.

Dulu saat awal-awal buat video, saya cukup susah konsentrasi, sering salah, dan sering take berulang-ulang saat proses recordnya, bahkan untuk membuat video pendek dengan durasi 10 menitan saja, saya bisa habiskan waktu sampai satu jam, bahkan bisa lebih dari satu jam.

Dari situ saya makin tertantang, makin penasaran kenapa buat video bisa begitu sulit. Hingga akhirnya saya membuat chalengge untuk diri sendiri, yaitu membuat video setiap hari.

Alhamdulillah sejak saat itu saya terus buat video (sekarang tidak tiap hari) dan tanpa saya sadari perubahan sangat saya rasakan. Sekarang saya jadi mudah konsentrasi, tidak banyak mengulang saat proses recording video yang saya buat.

Yang mana akhirnya membuat saya jadi lebih produktif, bisa membuat karya video lebih banyak untuk berbagai keperluan. Ada video untuk youtube, ada video produk, dan yang lainnya.

Jadi untuk Anda, sangat saya sarankan buat video sesering mungkin, kalau perlu setiap hari, minimal satu video. Kalau kata teman saya mas Ndika Mahrendra, buat challange 100 video, nantinya Anda akan bertumbuh secara alami.

Nah itu tadi adalah 9 tips bagaimana agar bisa percaya diri dan nyaman berbicara di depan kamera.

Silakan Anda terapkan, Anda praktekkan semua tips yang sudah saya paparkan.

Percayalah nantinya membuat video tidak akan sulit bagi Anda.

Percaya diri dan nyaman di depan kemare akan bisa Anda lakukan.

 

Camera photo created by freepik – www.freepik.com

Eksklusif Gratis 5 Video Training Desain Slide Dan 9 Slide Presentasi Menarik
Daftarkan email aktif Anda pada form di bawah ini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *