Bagaimana Menyusun Struktur Presentasi yang Baik?

Presentasi yang baik selalu memiliki struktur yang baik. Ini seperti sebuah rute perjalanan, di mana Anda akan berjalan langkah demi langkah untuk mencapai tempat tujuan. Layaknya perjalanan, semua akan terasa mudah jika Anda sudah memiliki rute yang jelas. Anda akan tahu dari mana harus memulai langkah Anda, kemudian terus berjalan sesuai rute hingga akhirnya Anda sampai ke ke tempat tujuan.

Ini sama dengan presentasi, jika presentasi sudah memiliki alur yang jelas, maka Anda pun akan lebih mudah mencapai tujuan yang sudah Anda tetapkan.

Mengapa struktur presentasi itu penting?

Struktur presentasi yang baik, akan memberikan manfaat yang besar untuk Anda sebagai presenter dan audiens yang mendengarkan presentasi Anda.

  1. Membantu  Anda menyampaikan pesan secara runtut
  2. Membantu Anda fokus pada ide-ide utama
  3. Memudahkan audiens untuk mengikuti presentasi Anda, sehingga mereka lebih mudah memahami pesan yang Anda sampaikan

Ciri struktur presentasi yang Baik

 Pada umumnya struktur presentasi yang baik terdiri dari tiga bagian yaitu pembukaan, isi dan penutup.

Pembukaan

Di bagian ini Anda harus mampu membuat audiens tertarik dan termotivasi untuk mendengarkan Anda. Manfaatkan waktu sepuluh menit pertama untuk merebut atensi audiens. Karena Ini akan menjadi momentum penting dari keseluruhan presentasi yang akan Anda sampaikan.

Pembahasan

Ini adalah tahap di mana Anda harus menyajikan topik pembicaraan secara mendetail namun efisien. Artinya Anda harus mampu memilih mana-mana informasi yang harus Anda sampaikan dan mana yang tidak perlu. Jangan sampai Anda terjebak untuk membahas semua   hal secara panjang lebar.

Kenapa tidak boleh panjang lebar, bukankah itu bagus, jadi audiens bisa mendapatkan banyak informasi yang bermanfaat. Itu benar, namun Anda harus sadar bahwa audiens memiliki keterbatasan, yaitu tidak mungkin mampu menyerap informasi yang sangat banyak dalam satu kali waktu pertemuan. Selain masalah keterbatasan penerimaan audiens, masalah waktu juga harus kita perhatikan

Penutup

Sama halnya dengan pembuka, bagian penutup juga memiliki peran yang sangat penting dalam presentasi. Penutup yang baik harus berkesan. Artinya Anda harus meninggalkan sesuatu yang benar-benar melekat dalam pikiran audiens.

Macam-Macam Struktur Presentasi

Sebelum Anda membuat struktur presentasi Anda ada baiknya Anda memahami jenis struktur yang akan Anda gunakan.

Andreas Harefa Dalam Bukunya Seri Keterampilan Presentasi Menjelaskan ada 7 macam struktur presentasi, yaitu: Struktur sederhana formal, struktur kronologis, struktur kategorial, struktur, struktur problem solusi, struktur bertutur cerita, struktur perbandingan dan struktur kombinasi.

Struktur sederhana-Formal

Struktur jenis ini dimulai dengan mengatakan kepada audiens apa yang ingin Anda sampaikan kepada mereka. Lalu Anda mengatakan hal iti, kemudian Anda katakan lagi apa yang sudah Anda katakan (umumnya dalam bentuk ringkasan).

Struktur kronologis

Struktur ini dimulai dengan mengatur langkah-langkah atau urutan ide yang ingin Anda sampaikan secara sekuensial.

Struktur kategorial

Struktur jenis dapat digunakan bila topik atau tema yang Anda bicarakan tidak menyangkut prosedur teknis atau proses-proses tertentu.

Struktur problem dan solusi

Umumnya struktur jenis ini digunakan dalam presentasi teknik, tetapi juga dapat digunakan secara efektif untuk presentasi non teknis sepanjang Anda merasa perlu untuk menjelaskan situasi aktual, situasi ideal dan bagaimana menciptakan situasi ideal. Struktur semacam ini bisa dimulai menyebutkan beberapa gejala atau fenomena, diikuti dengan perumusan masalah, analisis faktor-faktor penyebab, alternatif-alternatif yang tersedia dan diakhiri dengan usulan alternatif atau pemecahan terbaik.  Ini juga sangat baik digunakan dalam presentasi penemuan Anda tentang hal tertentu. Struktur semacam ini sangat efektif untuk membuat keputusan dan mengambil tindakan segera.

Struktur bertutur Cerita

Struktur jenis ini mengandalkan cerita yang bagus dan memiliki relevansi yang jelas terhadap ide-ide yang ingin Anda sampaikan. Struktur semacam ini umumnya sangat mudah diingat, meski cerita yang baik tidak mudah didapat.

Struktur perbandingan

Struktur jenis ini sangat baik digunakan dalam rangka mengevaluasi ide-ide alternatif atau usulan-usulan tertentu, yakni dengan menunjukkan persamaan-persamaan dan perbedaan-perbedaan di antara dua hal yang dibandingkan.

Struktur kombinasi

Sudah barang tentu Anda dapat menggabungkan berbagai macam struktur di atas sesuai dengan keinginan Anda. Hal ini perlu dilakukan dengan memperhatikan topik presentasi, audiens dan  sasaran presentasi Anda.

Demikianlah beberapa tips bagaimana menyusun struktur presentasi yang baik dan menarik. Silahkan Anda coba dan rasakan sendiri hasilnya.

Bagaimana menurut Anda? Jika Anda punya pendapat lain, silahkan bagi melalui komentar facebook di bawah

 

 

 

 

About Rona Binham

Pendidik, trainer, dan blogger, pendiri www.ronapresentasi.com dan cafemotivasi.com. Ia mengajar, melatih, menulis dan terus berusaha menjadi pribadi yang lebih baik, dengan sebuah motto "orang hebat adalah oraang hidupnya penuh inspirasi dan menginspirasi
Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>